JAKARTA, Rabu, 20 Mei 2026, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen ISO 27001:2022 di Ruang Rapat Komando, Gedung Phinisi Lt. 6, yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Resertifikasi ISO 27001:2022, dengan audit internal yang dijadwalkan pada awal Juli 2026 dan audit eksternal pada pertengahan hingga akhir Agustus 2026.
Dalam rapat, dilakukan reviu terhadap hasil tindak lanjut RTM sebelumnya, termasuk Business Impact Analysis (BIA) yang direncanakan untuk semester kedua 2026. Peningkatan keamanan pada aplikasi yang masuk dalam ruang lingkup ISO 27001:2022 menjadi fokus utama, termasuk re-engineering framework pada aplikasi e-Sertifikasi, pemasangan WAF SafeLine dan XDR pada server e-Sertifikasi dan Notifkos, serta penerapan Layanan Sandi Data BSSN pada aplikasi KIE. Selain itu, dilakukan pembahasan mengenai integrasi Single Sign On (SSO) pada aplikasi BPOM, dengan proses integrasi yang berjalan bertahap dan kebijakan turunan yang masih dalam tahap reviu. Standarisasi data pada aplikasi juga menjadi perhatian, dengan penetapan SOP Makro Penyelenggaraan Satu Data serta pengusulan Kode Referensi dan Data Induk.
Rapat juga menyoroti isu internal terkait keberlanjutan layanan, khususnya ketersediaan dan kesiapan sumber daya pemulihan layanan di Disaster Recovery Center (DRC) BPOM yang masih terbatas, sehingga pemulihan layanan sistem elektronik perlu ditingkatkan. Selain itu, Pusdatin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan BSSN, BSrE, BIN, dan Komdigi untuk memperkuat keamanan informasi di lingkungan BPOM.
Secara keseluruhan, rapat menegaskan komitmen Pusdatin dalam menjaga integritas, keamanan, dan keberlanjutan layanan sistem elektronik. Semua tindak lanjut dan rekomendasi akan dilaksanakan sesuai rencana, guna memastikan kepatuhan terhadap standar ISO 27001:2022 dan kesiapan menghadapi audit internal maupun eksternal. Penekanan rapat juga diberikan pada penerapan SOP yang ketat dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keamanan informasi tetap terjaga di seluruh aplikasi dan layanan Pusdatin.