Pusdatin BPOM Laksanakan Audit Eksternal ISO/IEC 27001:2022, Tidak Ditemukan Temuan Mayor maupun Minor

10-09-2026 Umum Dilihat 79 kali

Jakarta, 10 September 2026 – Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan (Pusdatin) BPOM melaksanakan Audit Eksternal ISO/IEC 27001:2022 pada 7 sampai 8 September 2026 bertempat di Gedung Phinisi, Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari surveillance audit untuk memastikan keberlanjutan penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam mendukung pengelolaan layanan teknologi informasi BPOM.

Pelaksanaan audit dilakukan berdasarkan kriteria ISO/IEC 27001:2022 melalui proses pemeriksaan dokumen, wawancara, observasi, serta verifikasi terhadap bukti pendukung penerapan pengendalian keamanan informasi. Ruang lingkup pemeriksaan mencakup aspek tata kelola keamanan informasi, manajemen risiko, pengelolaan layanan teknologi informasi, keberlangsungan layanan, serta pengendalian operasional sistem.

Pada pelaksanaan audit, auditor melakukan evaluasi terhadap penerapan kebijakan keamanan informasi, proses pengelolaan risiko, pengendalian akses, pengelolaan layanan, serta mekanisme pengamanan teknologi informasi yang mendukung operasional layanan aplikasi perizinan BPOM. Audit juga mencakup peninjauan terhadap proses pengembangan, perubahan, dan pemeliharaan aplikasi guna memastikan pengendalian keamanan informasi telah diterapkan secara konsisten.

Berdasarkan hasil audit, tidak ditemukan Major Non Conformity maupun Minor Non Conformity. Auditor menyampaikan beberapa Opportunity for Improvement (OFI) sebagai masukan untuk meningkatkan efektivitas penerapan SMKI secara berkelanjutan. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat tata kelola keamanan informasi dan peningkatan kualitas pengelolaan layanan teknologi informasi di lingkungan Pusdatin BPOM.

Pelaksanaan audit eksternal ini menjadi bagian dari komitmen Pusdatin BPOM dalam menjaga keamanan, ketersediaan, dan keandalan layanan digital. Melalui proses evaluasi secara berkala, penerapan SMKI diharapkan terus mengalami peningkatan sehingga mampu mendukung penyelenggaraan layanan teknologi informasi yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Sarana