Pembahasan Penerapan Single Sign-On (SSO) di BPOM Bersama Peruri

22-01-2026 Umum Dilihat 729 kali

Jakarta, 22 Januari 2026 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaksanakan rapat pembahasan penerapan Single Sign-On (SSO) secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di gedung Phinisi BPOM. Rapat ini membahas penawaran solusi SSO dari Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melalui produk identity management bernama XPass, sebagai bagian dari upaya penguatan keamanan dan efisiensi akses sistem informasi di lingkungan BPOM.

Rapat diawali dengan pemaparan dari pihak Peruri terkait gambaran umum platform XPass. Disampaikan bahwa XPass merupakan solusi SSO yang telah diimplementasikan pada sejumlah instansi, salah satunya Badan Gizi Nasional (BGN), dengan konsep enterprise sovereignty. Melalui XPass, seluruh kredensial pengguna dapat dikelola dalam satu repositori terpusat, sehingga satu akun dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi dengan pengaturan user dan role yang tetap disesuaikan pada masing-masing sistem.

Dalam pemaparannya, Peruri menjelaskan bahwa XPass dibangun berdasarkan standar keamanan tertinggi National Institute of Standards and Technology (NIST). Platform ini mendukung berbagai metode otentikasi modern, seperti passkey dan multi-factor authentication (MFA), serta secara default tidak merekomendasikan penggunaan username dan password saja. Selain itu, XPass bersifat whitelabel-ready, sehingga dapat disesuaikan dengan identitas instansi pengguna.

Dari sisi integrasi, XPass bersifat API-based dan dapat dihubungkan dengan sistem kepegawaian seperti Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Internal (SIASN) BPOM, serta layanan pihak ketiga seperti Google Workspace dan aplikasi Software as a Service (SaaS) lainnya. Platform ini juga menyediakan fitur self-service registration untuk pengguna eksternal. Sebagai fitur tambahan, XPass dapat diintegrasikan dengan SmartCard, Digitrust, serta Peruri ID yang memanfaatkan data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri untuk proses validasi pengguna eksternal.

Dalam diskusi juga dibahas beberapa aspek teknis dan operasional, antara lain mekanisme migrasi data pengguna, penyelarasan user ID antar aplikasi, skema logout terpusat, serta dampak perubahan pengelolaan user dan role yang nantinya akan terpusat di XPass. Dari sisi pembiayaan, Peruri menawarkan beberapa skema, yaitu berbasis volume otentikasi (per-authentication) serta opsi on-premise dengan jumlah pengguna tidak terbatas, dengan ketentuan biaya tambahan untuk fitur add-on dan pendampingan implementasi.

Sebagai kesimpulan, XPass dinilai sebagai solusi SSO yang komprehensif dan sesuai standar keamanan nasional, dengan kemampuan integrasi yang luas serta fleksibilitas skema penerapan. Hasil pembahasan ini menjadi bahan pertimbangan awal bagi BPOM dalam merumuskan kebijakan dan strategi penerapan SSO yang selaras dengan kebutuhan organisasi, arsitektur sistem informasi, serta kebijakan keamanan teknologi informasi di lingkungan BPOM.

 

Sarana