MAKASSAR, 9 April 2026 – Balai Besar POM di Makassar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) selama dua hari, Rabu dan Kamis, 8-9 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Baji Ati ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya terkait keamanan data dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kepala BBPOM di Makassar, Bapak Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, S.Si., Apt., MM, menekankan bahwa keamanan informasi adalah tanggung jawab kolektif setiap pegawai, bukan hanya tim IT.
Standardisasi dan Larangan Aplikasi Silo
Narasumber dari Tim Perencanaan dan Penjamin Mutu TIK Pusdatin menegaskan arahan Presiden RI agar instansi pemerintah tidak lagi membangun aplikasi baru yang bersifat sektoral atau "silo". Setiap pengembangan fitur aplikasi di tingkat UPT kini wajib melalui mekanisme clearance dan rekomendasi dari Pusdatin untuk memastikan integrasi dalam ekosistem digital Badan POM.
Keamanan Siber dan Pembaruan Teknologi
Tim Keamanan TIK dan Persandian Pusdatin memaparkan urgensi Security Awareness mengingat sistem pemerintah sering menjadi target peretasan. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melakukan re-engineering aplikasi lama ke teknologi yang lebih modern, seperti penggunaan PHP 8.3 dan framework Laravel 12, serta mewajibkan verifikasi dua langkah (2FA) pada akun-akun sensitif.
Inovasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pengawasan
Pusdatin juga memperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi pengawasan obat dan makanan:
- Otomatisasi Analisis Data: Melalui KeyCenter, data dari aplikasi seperti SIPT dapat dianalisis secara mendalam dan real-time untuk kebutuhan laporan manajerial.
- Fitur Risk Scoring: Al menggunakan Machine Learning untuk memberikan skor risiko pada pengajuan produk, yang membantu evaluator dalam proses pengambilan keputusan.
- Teknologi OCR: Implementasi Optical Character Recognition digunakan untuk ekstraksi data otomatis dari dokumen penting seperti sertifikat CPKB guna mempercepat verifikasi.
- Portal Satu Data: Integrasi berbagai aplikasi (SIPT, SIMPONI, SmartPOM, dll.) ke dalam satu pintu untuk mewujudkan data yang akurat dan terpadu sesuai kebijakan nasional.
Sinergi Pusat dan Daerah
Selama sesi diskusi, para peserta dari BBPOM Makassar berkonsultasi mengenai berbagai kendala teknis, mulai dari format pelaporan di aplikasi SIPT hingga pengelolaan akun media sosial instansi. Pusdatin berkomitmen untuk terus mendampingi UPT dalam beradaptasi dengan teknologi terbaru, termasuk penggunaan cloud computing dan etika komunikasi digital, demi pelayanan publik yang lebih lincah dan berintegritas.