Bimtek SIPT Versi 3.0 Di BBPOM Denpasar Perkuat Pemahaman Pengguna Dan Dorong Pengembangan Sistem Pelaporan

04-06-2026 Umum Dilihat 181 kali

Jakarta, 04 Juni 2026 – Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan (Pusdatin) Badan POM menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Pelaporan Terpadu (SIPT) versi 3.0 di BBPOM di Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pendampingan lebih lanjut terkait penggunaan SIPT versi 3.0, sekaligus menjadi forum diskusi guna membahas berbagai kendala yang dihadapi pengguna di lingkungan BBPOM di Denpasar.

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt. Dalam sambutannya, beliau berharap bimtek ini dapat menjawab berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi oleh pengguna serta memberikan pengetahuan dan wawasan baru mengenai implementasi SIPT versi 3.0.

Pada hari pertama, Tim Pusdatin yang diwakili oleh Ade Restu Pahlawan, S.Kom., menyampaikan materi mengenai penggunaan dan pengelolaan SIPT versi 3.0. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama PIC SIPT dan peserta dari berbagai tim kerja di BBPOM di Denpasar. Berbagai kendala teknis maupun operasional yang selama ini dihadapi pengguna dibahas secara langsung, sementara masukan dan saran dari peserta dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pengembangan aplikasi ke depannya.

Hari kedua dibuka kembali oleh Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt. yang menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap berbagai kendala yang masih ditemukan agar pemanfaatan SIPT dapat berjalan lebih optimal. Selanjutnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, Abdurrochman Indrajaya Sukma, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa kehadiran Tim Pusdatin bertujuan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan teknis sekaligus memastikan implementasi SIPT versi 3.0 berjalan dengan baik.

Selain pembahasan terkait SIPT, kegiatan juga diisi dengan pemaparan inovasi teknologi informasi yang dikembangkan oleh BBPOM di Denpasar. Nyoman Indra memperkenalkan PADMA (Pelayanan Administrasi Digital, Monitoring & Agenda), sebuah WhatsApp Bot yang berfungsi sebagai media notifikasi dan monitoring layanan publik maupun internal. PADMA telah dimanfaatkan untuk mendukung notifikasi pengaduan Teknologi Informasi (TI) dan Barang Milik Negara (BMN) sehingga membantu mempercepat respons dan tindak lanjut petugas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusdatin mengapresiasi inovasi yang telah dikembangkan oleh BBPOM di Denpasar dan menginisiasi peluang kerja sama antara Pusdatin dan Tim TI BBPOM di Denpasar dalam upaya simplifikasi dan orkestrasi berbagai aplikasi di lingkungan Badan POM. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan integrasi sistem dan mendukung transformasi digital yang lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman pengguna terhadap SIPT versi 3.0 semakin meningkat, berbagai kendala dapat segera ditindaklanjuti, serta terjalin sinergi yang lebih kuat antara Pusdatin dan BBPOM di Denpasar dalam pengembangan layanan digital di lingkungan Badan POM.

Sarana